"BERNAFAS SEKALI LAGI"
Ingin kutanyakan sekali lagi
Mengapa engkau kala itu
Mengisi gelas-gelas kosongku
Dengan anggur penenang kalbu
Ingin kutanyakan sekali lagi
Mengapa engkau kala itu
Merembes jantungku
Membuatnya berdetak syahdu
Ingin kutanyakan sekali lagi
Mengapa engkau kala itu
Merajut pelepah rindu
Menyekapku di cadas hatimu
Ingin kutanyakan sekali lagi
Perihal kau meringkih pergi
Bahkan di pertanyaanku yang pertama
Kau enggan...
Kau membuatnya renggan
Lebur terpanggang
Cinta dan semua kata licikmu
Sekali lagi
Bolehlah sisa noktah ini
Bernafas merasakan damai
Damai antara hujan dan rinai
Laksana kapas dan pelangi
Persis...
Saat ruang terdalam ini
Belum kau sentuh dan jejaki
Makassar, 5 Maret 2016/12:59 AM
Bagus kak ��
BalasHapusBagus kak ��
BalasHapus